When the day become so lonely
Took away every sounds silently
A train of thoughts rushing into my brain
Make my visions crawling out of the hole
I'm so lively
either, so lonely
I'm so Angry
either, so calm
I'm so sad
either, so happy
I'm no one
either, someone
Let me think about tomorrow
I've never found an answer
What it's like to be?
Let me think about yesterday
I've never found an answer
How come it was very cheerful?
Let me think about now, here, and today
I've never found an answer
What i'm doing right now?
Am i set my foot on the right way?
Or rushing to the highway?
Or maybe, turning into the deep hole of mistake?
I want to be painted gold
I want to be painted pink
I want to be painted blue
I want to be painted green
I want to be painted red
Even, i'm sure that some part of my heart, body, mind and soul was painted black
Can i see the light at the end of this tunnel?
Can i smell the grass' scent at the edge of concretes?
Can i hear the sound of water under the fireplace?
Can i touch the soft silk over the barbed wire?
Can i taste the chocolate after this bitter pill?
Everyone has their role and their love
What, Who, When, and Where's mine?
And how's that going to be?
Minggu, 24 Mei 2009
Sabtu, 23 Mei 2009
Laskar Pelangi Pukau Warga Wina
Wina - Film Laskar Pelangi dipilih sebagai film pembuka dalam rangkaian acara Festival Film Indonesia yang digelar di Ibukota Austria, Wina. Festival ini digelar selama 4 hari dari tanggal 22-25 Mei 2009.
Festival Film Indonesia baru pertama kalinya diselenggarakan di kota ini. Selain Laskar Pelangi, publik Wina juga bisa menyaksikan langsung deretan film terlaris Indonesia seperti Gie, Eliana Eliana, dan 3 Hari Untuk Selamanya.
"Laskar pelangi dipilih sebagai film pembuka karena pesan yang sangat kuat dan inspiratif dalam menyajikan potret realita dunia pendidikan di Indonesia," kata Ketua Penyelenggara Festival Film, Gardina, Jumat (22/5/2009).
Sekitar 200 pengunjung memadati gedung sinema Top Kino-Rahlgasse di bilangan elit Mariahilfer pusat kota Wina, Jumat malam. Bahkan karena keterbatasan tempat, pengunjung terpaksa berdesak-desakan dan rela duduk di lantai bioskop.
Bukan hanya bisa menyaksikan film Laskar Pelangi, penonton juga mendapat kejutan dengan hadirnya Riri Riza, sang sutradara yang ternyata sudah berada di ruang pertunjukan selama pemutaran film berlangsung. Kontan aplaus panjang bergema begitu panitia mengumumkan kehadiran spesial sang sutradara di tengah pertunjukan malam itu
Penonton pun tak menyia-nyiakan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi langsung tentang ke istimewaan film Laskar Pelangi ini dengan Riri. Beberapa orang mengaku sangat terbuka matanya melihat begitu berbedanya wajah dunia pendidikan di Indonesia dan di Austria.
Bahkan ada seorang penonton yang mengaku sebagai guru sekolah dasar di Austria bermaksud ingin memutar film ini untuk menggugah semangat belajar anak didiknya.
Adapula yang bertanya, kenapa jalan hidup Lintang, sang tokoh jenius dalam film tersebut, harus berakhir tragis. Riri Riza pun menjawab bahwa ini adalah drama terpenting dalam cerita laskar pelangi ini di mana seorang anak yang demikian cerdas dan berbakat terpaksa harus menguburkan seluruh potensinya karena himpitan keadaan dan keterbatasan.
“Cerita naskah sequel film ini sedang dipersiapkan, dan mudah-mudahan kita bisa menyaksikan kelanjutan cerita Laskar Pelangi tidak lama lagi,” ujar Riri yang disambut tepuk tangan riuh hadirin.
Riri Riza sendiri beserta rombongan akan melanjutkan perjalanan road show pemutaran filmnya di Beograd dan Hamburg.
(sho/sho)
sumber :
http://www.detiknews.com/read/2009/05/23/081953/1135863/10/laskar-pelangi-pukau-warga-wina
Festival Film Indonesia baru pertama kalinya diselenggarakan di kota ini. Selain Laskar Pelangi, publik Wina juga bisa menyaksikan langsung deretan film terlaris Indonesia seperti Gie, Eliana Eliana, dan 3 Hari Untuk Selamanya.
"Laskar pelangi dipilih sebagai film pembuka karena pesan yang sangat kuat dan inspiratif dalam menyajikan potret realita dunia pendidikan di Indonesia," kata Ketua Penyelenggara Festival Film, Gardina, Jumat (22/5/2009).
Sekitar 200 pengunjung memadati gedung sinema Top Kino-Rahlgasse di bilangan elit Mariahilfer pusat kota Wina, Jumat malam. Bahkan karena keterbatasan tempat, pengunjung terpaksa berdesak-desakan dan rela duduk di lantai bioskop.
Bukan hanya bisa menyaksikan film Laskar Pelangi, penonton juga mendapat kejutan dengan hadirnya Riri Riza, sang sutradara yang ternyata sudah berada di ruang pertunjukan selama pemutaran film berlangsung. Kontan aplaus panjang bergema begitu panitia mengumumkan kehadiran spesial sang sutradara di tengah pertunjukan malam itu
Penonton pun tak menyia-nyiakan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi langsung tentang ke istimewaan film Laskar Pelangi ini dengan Riri. Beberapa orang mengaku sangat terbuka matanya melihat begitu berbedanya wajah dunia pendidikan di Indonesia dan di Austria.
Bahkan ada seorang penonton yang mengaku sebagai guru sekolah dasar di Austria bermaksud ingin memutar film ini untuk menggugah semangat belajar anak didiknya.
Adapula yang bertanya, kenapa jalan hidup Lintang, sang tokoh jenius dalam film tersebut, harus berakhir tragis. Riri Riza pun menjawab bahwa ini adalah drama terpenting dalam cerita laskar pelangi ini di mana seorang anak yang demikian cerdas dan berbakat terpaksa harus menguburkan seluruh potensinya karena himpitan keadaan dan keterbatasan.
“Cerita naskah sequel film ini sedang dipersiapkan, dan mudah-mudahan kita bisa menyaksikan kelanjutan cerita Laskar Pelangi tidak lama lagi,” ujar Riri yang disambut tepuk tangan riuh hadirin.
Riri Riza sendiri beserta rombongan akan melanjutkan perjalanan road show pemutaran filmnya di Beograd dan Hamburg.
(sho/sho)
sumber :
http://www.detiknews.com/read/2009/05/23/081953/1135863/10/laskar-pelangi-pukau-warga-wina
Rabu, 20 Mei 2009
Daily Post - 20/05/2009 "Narsis"
Jumat, 15 Mei 2009
Daily Post - 15/05/2009 "Kuliah"
Gilaaaa kuliah SIA nyatet banyak banget plus tulisan si dosennya yaaah sedikit lebih bagus dari
tulisan dokter lah, tapi tetep aja kaga kebaca di whiteboard...
Gw sih mikirnya positif aja, mungkin si dosen sengaja memberikan tulisan2 berumput dan lumayan mudah dibaca itu supaya para mahasiswanya terlatih indera penglihatannya supaya nanti dapat berguna di medan perang jika negara kita ini harus terlibat dalam perang dunia ke 3...yah supaya bisa survive gitu laah...
Habis nyatet sampe jari kribo kaya rambutnya Giring 'Nidji' gini, ditambah lagi dikasih tugas bikin sistem informasi pula ~_~ yah kalo yang ini sih udah jelas tujuannya untuk melatih mahasiswa menjadi dokter.....karena.......tugas segitu banyak kudu di tulis tangan --"...OH MY DOOOG!!!
Bila mahasiswa mendapat tugas menulis tangan dengan volume yang besar dan kuantitas yang banyak ada 5 tahapan bentuk tulisan yang akan dihasilkan :
Untungnya dosen agama hari ini sedang travel ke meksiko untuk meneliti hubungan virus flu babi dengan hukum babi itu haram dikonsumsi jadi agak rileks lah pagi ini.
tulisan dokter lah, tapi tetep aja kaga kebaca di whiteboard...
Gw sih mikirnya positif aja, mungkin si dosen sengaja memberikan tulisan2 berumput dan lumayan mudah dibaca itu supaya para mahasiswanya terlatih indera penglihatannya supaya nanti dapat berguna di medan perang jika negara kita ini harus terlibat dalam perang dunia ke 3...yah supaya bisa survive gitu laah...
Habis nyatet sampe jari kribo kaya rambutnya Giring 'Nidji' gini, ditambah lagi dikasih tugas bikin sistem informasi pula ~_~ yah kalo yang ini sih udah jelas tujuannya untuk melatih mahasiswa menjadi dokter.....karena.......tugas segitu banyak kudu di tulis tangan --"...OH MY DOOOG!!!
Bila mahasiswa mendapat tugas menulis tangan dengan volume yang besar dan kuantitas yang banyak ada 5 tahapan bentuk tulisan yang akan dihasilkan :
- Pada tahap ini semangat mengerjakan tugas masih membumbung tinggi bak petasan roket,
hasilnya adalah tulisan yang sangat berkualitas seperti tulisan2 sastrawan eropa pada abad 18. - Pada tahap ini jari dan tangan mulai mengalami tekanan yang cukup intens sehingga menyebabkan hasil tulisan sedikit modern ke abad 20 dimana huruf-huruf dan angka-angka mulai terlihat standar dan biasa-biasa saja.
- Pada tahap ketiga ini tekanan yang intens pada tangan dan jari tadi menyebar ke bahu yang menyebabkan mode penulisan maju lagi ke tahap tulisan dokter-dokter ahli bedah dan ahli syaraf dimana mereka sudah tak bisa lagi membedakan huruf 'S' dan usus 12 jari.
- Pada tahap selanjutnya, dikarenakan ketegangan tekah merambat ke otak sehingga merangsang daya kreatifitas mahasiswa yang berjiwa muda dan bebas yang langsung diterapkan pada tulisan yang tidak kalah dengan grafitti-grafitti ciptaan para bomber profesional.
- Ini adalah tahap terakhir yang telah melewati kreatifitas, pada tahapan tertinggi ini koneksi otak-mata-otot bahu-otot lengan- dan otot jari mencapai sinkronisasi 120% yang akhirnya menghasilkan halusinasi rumput yang bergoyang di otak dan halusinasi itu tergambarkan dengan baik pada tulisan.
Untungnya dosen agama hari ini sedang travel ke meksiko untuk meneliti hubungan virus flu babi dengan hukum babi itu haram dikonsumsi jadi agak rileks lah pagi ini.
Daily Post - 15/05/2009 "Morning"
Hoaaammm selamat pagi dunia..................
tumben tadi malam bisa tidur nyenyak banget
mungkin gara-gara kemarin cape banget kali yah
yang penting sekarang udah seger, ready to face a hard day's day ahahahah
tumben tadi malam bisa tidur nyenyak banget
mungkin gara-gara kemarin cape banget kali yah
yang penting sekarang udah seger, ready to face a hard day's day ahahahah
Rabu, 06 Mei 2009
Daily Post - 06/05/2009 "Attention"
wah udah seminggu ga posting...yah memang gw ada urusan di luar kota seminggu ini ^^
dan ini posting terakhir sebelum vakum posting lagi sekitar seminggu >.<
dalam seminggu ini harus bertahan dulu tanpa koneksi internet...
memang building blog ini jadi tertunda lagi sih, selain posting yang out-of-date juga design blog yang belum sempat dikembangkan lagi T_T
tapi setelah semuanya beres, gw pastiin blog ini bakal revive dengan tampilan dan posting-posting yang lebih fresh dan up-to-date ^^v
by : Rido Prasetyo Nugroho
dan ini posting terakhir sebelum vakum posting lagi sekitar seminggu >.<
dalam seminggu ini harus bertahan dulu tanpa koneksi internet...
memang building blog ini jadi tertunda lagi sih, selain posting yang out-of-date juga design blog yang belum sempat dikembangkan lagi T_T
tapi setelah semuanya beres, gw pastiin blog ini bakal revive dengan tampilan dan posting-posting yang lebih fresh dan up-to-date ^^v
by : Rido Prasetyo Nugroho
Langganan:
Komentar (Atom)
